[REVIEW] Iseng Coba Skincare Perusahaan, Hasilnya Begini!

Lompat pagar tersangkut kawat

Beli apel dicampur cuka

Muka jelek berjerawat

Mana ada orang yang suka

Wajah merupakan anggota tubuh dengan masalah kulit paling kompleks. Paparan debu, polusi dan matahari setiap hari, belum lagi mobilitas di jalan yang terlalu sering menggunakan sepeda motor membuat wajah menuai kontra, mulai dari masalah jerawat batu dan beruntusan, warna wajah yang tidak merata atau belang, kulit semakin kecoklatan, penuaan dini disertai kerutan, serta wajah kusam tak bercahaya.

Hal ini banyak membuat wanita-wanita masa kini jadi insecure, hmm insecure lagi, insecure lagi, cape deh. Apalagi sekarang lagi musim COVID, wajah pakai masker, bukannya tambah kinclong, malah tambah banyak jerawat.

Sama seperti saya, lahir dengan wajah biasa saja, ditambah lagi hidung yang kembang, Cuma kebantu sama badan tinggi. Tapi namanya kita di “create” sama Allah rasa syukur memang harus lebih banyak dari pada rasa insecure. Saya memiliki wajah dengan permasalahan yang kompleks seperti yang saya sebutkan diatas, jerawat batu muncul setiap bulan, muka dengan warna kecoklatan disertai belang karena memakai jilbab, belum lagi beruntusan saya banyak di jidad, bekas jerawat saya juga sudah lama memendam jadi hitam di wajah dan bopeng karena tangan gatal pegang-pegang dan mecahin jerawat waktu lagi ngembang-ngembangnya kayak kembang desa.

Sebagai wanita yang berpenghasilan, tapi tidak tahu bagaimana caranya merawat wajah, saya bingung skincare apa yang cocok. Untuk hal sesederhana pembersih wajah saja, banyak yang tidak cocok. Ada yang membuat kulit saya kering, areal T-Zone berminyak, bahkan membuat area wajah yang tidak biasa berjerawat jadi berjerawat tidak karuan, alhasil saya menyerah untuk membeli skincare lebih banyak, karena sayang sekali uang yang dikeluarkan jadi sia-sia. Penghasilan saya yang Alhamdulillah cukup untuk kebutuhan sehari-hari alias jajan dan nabung, beli skincare jadi kebutuhan nomor 2.

Jawaban atas kulit saya muncul di akhir tahun 2019, saya diminta untuk bertanggungjawab pada perawatan kulit “Whitening Project”, yang terdiri dari pembersih wajah, serum, krim harian dan krim malam. Saya diminta untuk mencari 2 orang relawan, yang mau memakai produk hasil racikan dari laboratorium yang menggunakan bahan-bahan terpercaya dari perusahan maklon kosmetik tempat saya bekerja.

Akhirnya saya yang memang berani mau mencoba, berdiplomasi dengan bos agar dapat paket perawatan gratis. Alhamdulillah, bos saya memperbolehkan memakai perawatan wajah sampai seumur hidup, “Pokoknya selama perusahaan ini berdiri, pakai aja”. Rasa bahagia tidak bisa ditutupi, karena walaupun produk ini tidak cocok, saya bisa berhenti dengan tidak menyia-nyiakan uang.

Sediaan Skincare

Bentuk sediaannya jelas berbeda-beda. Kekentalan facial wash sedang, busanya sedikit, saya suka sekali facial wash dengan busa yang sedikit. Untuk serumnya, kekentalannya juga sedang, meresapnya cepat ke kulit dan wanginya juga saya suka, padahal ini belum diberi parfum lho. Krim hariannya tidak lengket dikulit langsung meresap, warnanya putih. Krim malam teksturnya lebih lembbek dari krim harian, warnaya putih sedikit keruh, tetapi meresapnya sedikit agak lebih lama, tetapi wanginya saya suka.

Awal Pemakaian

Awal pemakaian dilakukan pada pertengahan Desember, kondisi kulit saya saat itu sedang berjerawat dan bruntusan di area pipi dan jidad. Karena saya baru bekerja 3 bulan dibawah paparan AC, kulit saya jadi berkerak, mungkin karena kering, tapi lucunya setelah pulang bekerja jadi berminyak. Warna kulit saya tidak merata, ada yang lebih cerah dan ada yang lebih gelap, kusamnya juga bukan main seperti pantat panci mamak yang tidak dicuci. Ini dia foto saya, foto diambil saat di pantai. Di pantai saya juga tidak memakai sunblock dan kondisi cuaca saat itu panas sekali, sudah gosong, tambah gosong.

[Desember 2019] Kondisi wajah sebelum pemakaian skincare
[Desember 2019] Sisi kanan dan kiri wajah

Saya rutinkan memakai pembersih wajah pada pagi hari saat bangun tidur/ketika mandi pagi, selanjutnya saya menggunakan serum dan krim harian saat menuju ke kantor. Pulang dari kantor saya ke kamar mandi, mencuci wajah lagi dengan pembersih wajah, saat malam hari sebelum tidur, saya menggunakan serum dan krim malam. Pagi harinya saat bangun muka saya terasa kenyal dan halus sekali.

Reaksi kulit wajah saat pertama kali mencoba semua rangkaian perawatan adalah panas, syukurnya tidak gatal. Saya menganggap ini adalah reaksi yang wajar untuk sentuhan pertama dari skincare yang tidak pernah dipakai ke wajah kita. Kurang lebih rasa panas itu saya alami selama 3 hari pemakaian, setelahnya kulit saya baik-baik saja, sudah beradaptasi.

Saya tipekal orang yang tidak terlalu peduli dengan perubahan diri sendiri, apalagi orang lain. Jadi kalau warna kulit saya berubah saya juga tidak sadar. Terkadang teman kantor sering bilang wajah saya lebih cerah, tapi saya tidak percaya.

Minggu-minggu berlalu, pemakaian teratur tetap saya lakukan, walau terkadang melewatkan krim malam karena langsung ketiduran, tapi lebih banyak dipakai ya, daripada terlewat. Saya benar-benar merasakan perubahan total setelah 1 bulan.

3 minggu pertama saya merasakan perubahan beruntusan di jidad saya hilang, tidak muncul lagi jerawat kecil-kecil ini. Jerawat saya dibeberapa titik lainnya juga tidak ada, kadang ada 1 atau 2 jerawat yang tumbuh saat menjelang menstruasi atau saat menstruasi, tapi saya halau dengan obat gel jerawat dari kantor juga, jerawat jadi terhambat untuk tumbuh dan berkembang. Luar biasanya lagi, ketika jerawat akan tumbuh dan malam harinya saya menggunakan krim malam, jerawat yang awalnya terasa bengkang dan sakit jadi mengempes, bahkan tidak jadi tumbuh.

Selain perubahan diatas, total 3 bulan penuh saya menggunakan produk ini saya merasakan wajah saya tidak kusam, warna kulit merata dan tidak belang lagi. Pori-pori saya pun mengecil. Kulit menjadi lembab dan tidak berkerak di ruangan ber-AC. Saya berasumsi produk ini benar-benar merawat dan mempertahankan perubahan yang telah terjadi.

Penampakan wajah setelah 1 Minggu pemakaian, belum mandi mata sembab haha😅
[Januari 2020] Penampakan wajah setelah 6 Minggu pemakaian
Perawatan wajah yang saya pakai membuat perubahan yang cukup signifikan terhadap wajah, apalagi jika kita teratur pemakaiannya. Kurang lebih saya sudah setahun pemakaian dan memang krim ini tidak memberikan efek putih nan glowing, perawatan wajah milik perusahaan saya memberikan efek wajah putih yang alami. Sama sekali tidak merobek kulit terluar untuk mendapatkan hasil yang putih, tetapi merawat dari dalam karena bahan-bahan terpercaya tidak menggunakan merkuri. Dibawah ini foto wajah saya yang sekarang, saya sudah jarang sekali menggunakan krim malam, jadi wajar saja ya kawula muda, saya juga sedang berjerawat.
Foto Juli 2020
[Februari 2021] Foto wajah saya sekarang sudah jarang menggunakan krim malam dan ganti facial wash haha.... jadi begini jerawatan!
Mungkin kalian tertarik untuk order atau masih penasaran dengan produk ini, bisa langsung komen dibawah ya. Produk kami memang belum di produksi secara besar-besaran, tetapi sudah dipakai di klinik kecantikan di Medan dan Jakarta oleh dokter kecantikan yang terpercaya. Semoga kamu juga punya kulit wajah yang sehat, saya juga masih berusaha untuk mendapatkan hasil yang maksimal untuk kulit wajah saya. Semangat kita!. 

You Might Also Like

0 Comments